You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Open Data Bantu Perencanaan Pembangunan di DKI
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Open Data Bantu Perencanaan Pembangunan di DKI

Program open data yang diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sangat membantu perencanaan pembangunan yang akan dilakukan di ibu kota.

Kalau dari segi perencanaan, kita lebih terbantu dengan adanya open data ini

"Kalau dari segi perencanaan, kita lebih terbantu dengan adanya open data ini," kata Tuty Kusumawati, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, saat acara talkshow open data di Balaiagung, Balaikota, Selasa (30/6).

Ia mengtakan, kehadiran open data di situs resmi Pemprov DKI jakarta.go.id, tidak ada lagi usulan dari masyarakat yang tidak terakomodir dalam Rembug RW. Sebab, usulan yang sudah diajukan tersebut dapat dicek dan dilihat masyarakat di portal open data ini. ‎"Kalau ada usulan masyarakat yang tertinggal, tinggal di klik di portal data. Sehingga usulan di Rembug RW bisa lebih optimal," tuturnya.

SKPD Diminta Rutin Kirim Data ke Portal Data

Dikatakan Tuty, melalui keterbukaan informasi di portal open data ini, pembangunan di ibu kota semakin hari akan semakin baik. Karena segala aktivitas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat diketahui masyarakat dengan mengakses portal tersebut.

‎"Sekarang sudah tidak ada lagi alasan kita tidak mengetahui apa yang terjadi di belahan dunia‎, khususnya di DKI di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini," jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI, Ii Karunia menuturkan, ‎melalui portal open data ini peran masing-masing SKPD di lingkungan DKI bisa saling terintegrasi. "Kalau sudah terintegrasi, bud‎aya transparansi di setiap SKPD akan tercipta bahkan bisa sama-sama‎ saling mengingatkan," katanya.

‎Iie menjelaskan, keterbukaan data dan informasi yang diimplementasikan lewat program open data ini tidak‎ hanya bermanfaat bagi publik, tetapi juga terhadap kinerja SKPD DKI dalam mempercepat layanan ke masyarakat. "Kami akan terus mengelola dan memperbaharui portal data.jakarta.co.id agar senatiasa dapat terus bisa dimanfaatkan publik," ungkapnya.

Sementara itu, Deputi II Kantor Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho‎ mengapresiasi Pemprov DKI yang telah menjadi pionir program open data di tingkat provinsi. Program open data di Jakarta diharapkan dapat dijadikan contoh dan diikuti daerah lainnya di Indonesia.

"Kalau kita mau dianggap negara maju, data kita harus open data dan realibility data‎ ke dunia. Saya kira DKI Jakarta bisa jadi contoh yang bagus untuk memulai program open data ini," terangnya.

‎Ia menambahkan, untuk menciptakan program open data yang handal membutuhkan partisipasi dari pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan juga masyarakat sipil. Data yang reliabel dan akurat di portal open data ini nantinya akan menentukan arah pembangunan di daerah menjadi lebih baik dan terencana. ‎"Apabila sudah punya data lengkap dan akurat, pemerintah tinggal buat program yang dapat memberikan manfaat ke masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9025 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2956 personAnita Karyati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1513 personFakhrizal Fakhri
  4. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1493 personDessy Suciati
  5. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1401 personAldi Geri Lumban Tobing